gobbledygook!

screw it, let's get mad!

1 note

desperate.

“Apakah kamu mengira bahwa kam akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa ole malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncang-guncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orang-orang beriman bersamanya, ‘kapan datangnya pertolongan Allah?’. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu sangat dekat” (q.s al-Baqarah 214)

kata orang, saat kita sudah mengeluarkan kalimat “kapan ini berakhir?” itu adalah tanda bahwa kita sudah putus asa. yah, ada benarnya juga. tapi belum tentu juga benar. misal, kita sedang belajar untuk pekan ujian tengah semester dan cukup kesulitan dalam mengerjakan soal tertentu. kemudian, kita menceletukkan kalimat “kapan uts-nya selesai?”. artinya, kita sudah tidak mengandalkan kemampuan kita lagi. kita tinggal bertaruh nasib dengan cara tawakkal. ya, mungkin celetukkan itu tadi bisa jadi indikator seseorang mulai putus asa

“Allah tidak membebani seserang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..” (q).s al-Baqarah 286

Allah secara jelas menyebutkan ini pada surat al-Baqarah ayat 286. tulisan ini 100% shahih dan perkataan-Nya tidak mungkin ada dusta. apa yang dibebankan kepada kita, pastinya bisa kita kerjakan. untuk anak SD, beban soal matematikanya mungkin hanya penjumlahan dan pengurangan. untuk anak SMU, beban soal matematikanya mungkin sudah mencapai bagaimana cara mencari volum benda yang dibatasi oleh kurva.

tulisan ini ditulis oleh seorang pemuda yang sedang merasa sangat putus asa. merasa tidak memiliki apa-apa. untuk yang senasib diluar sana, coba pikirkan lagi tentang kedua ayat tersebut. pikirkan lagi.

  1. yaraidha said: dhanyyyyy jangan patah semangat! ayoooo lo pasti bisa dhaaan, banyak yg harus belajar dengan usaha jauh jauh lebih drpd lo, dgn kesusahan dsb. yang penting banyak bersyukur Dhan spy nikmatnya ditambah :D semangat atyanta nyunyunyu :”3
  2. atyanta posted this